Ada perusahaan AI beli buanyak banget buku, termasuk yang sudah tidak dicetak untuk di scan untuk dimasukkan di database mereka untuk melatih AI . Sayangnya, setelah di scan bukunya dimusnahkan. Jadi banyak spekulasi. Dari sisi bisnis ya wajar, ibaratnya gue sudah beli, terserah itu buku mau gue apain-lah. Mau gue monopoli isinya ( source code ) biar perusahaan gue jadi yang terdepan, paling paham. Harus untung-lah, namanya juga orang dagang, haha. Iya juga sih, tapi kan nanti elo gampang kalau mau manipulasi. Ya, itu juga resiko. Jayalah perabadan mesin berpikir mandiri! Jaya! Jaya! Jaya! Terlalu menjiwai Ndri! Wkwkwk Paling tidak hikmah dari berita ini ada kesadaran. Kenapa ada satu kitab suci yang bisa dihafal jutaan manusia, ada ratusan ribu perkataan manusia yang tidak dilukiskan wajahnya bisa menjadi panduan dalam kehidupan. Dan tentu saja, ada Tuhan Yang Berkehendak menjaganya sampai akhir zaman.
dan apakah kita dapat lima kali berjumpa?
BalasHapusini kata-kata khatib, atau konsep bang Andri tuk naik di atas mimbar? :p
BalasHapusBtw, tertarik dengan kata-kata ini:
"Meski Sang Penipu berbisik dengan lembut..
Meski dengan cantik disisipkan rasa jenuh.."
Dunia memang gitu ya bang. Harus hati-hati kita mah..
@air.st: InshaAllah ^^b
BalasHapus@Arya Poetra: Kata Khatib itu, saya mah makmun saja :)
BalasHapusIyaa, harus hati-hati ^^b
menilai siapa yaa? ^_^
BalasHapuskalau menilai orang tak pernah habisnya, jadi yaa menilai diri aja deh, eh.. gak nyambung, liat pra pesan coment>
senang diingatkan untuk tidak menganiaya/ mendzalimi diri. jika yang intinya ini sudah dipegang maka yang lainnya mudah dijinakkan. :)
*Muhasabah*
BalasHapusSalam kenal teman...
@Zeal*Liyanfury: Menilai diri sendiri :)
BalasHapusInshaAllah ^^b
@Erny Binsa: Salam kenal! :)
BalasHapus