Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari September, 2010

Nak... patah hati itu....

Nak,Mungkin suatu saat kau jatuh cinta,jika cintamu di terima,kau bisa langsug ke jenjang perkawinan.Tapi kalau tidak?Kau juga harus siap dgn sesuatu yg bernama patah hati. Ayah harap kau tidak mengalaminya. Kau tentunya bertanya, “ bagaimana sih rasanya patah hati itu, yah?” baiklah sekarang ayah ceritakan rasa patah hati itu. Ada sebuah syair yg menggambarkan rasa patah hati tersebut yang isi sebagai berikut: Patah hatiku jadinya Merana berputus asa Mengenangkan ia yang tiada Terbayang setiap masa Bila aku terkenang Masa yang telah silam Air mata berlinang Karena merana. Oh …beginikah jadinya Kasihku memutus cinta …… dari syair tersebut kau bisa membayangkan rasanya patah hati. Sekali kau patah hati, maka seumur hidupmu rasa sakit hati akan kau alami. Dan ia tak akan tersembuhkan oleh siapapun dan oleh apapun kecuali atas izin Allah. Ada sebuah syair yang menggambarkan sifat orang patah hati itu nak: seorang laki-laki tak akan pernah bisa

Aku Bukan Muslimah Yang Baik

aku bukan muslimah yang baik ketika muslimah lain sibuk membaca dan mentabburi al- qur'an aq sibuk mendengarkan lagu picisan yang tak membuat qu makin dekat dengan-Nya aku bukan muslimah yang baik ketika muslimah lain sibuk menambah hafalan ayat-ayat cinta Allah aku malah asik mengahafal lagu-lagu yang melalaikan ku dari-Nya aku bukan muslimah yang baik ketika muslimah lain makin memanjangkan jilbabnya aku malah merasa risih dengan jilbab yang terlalu panjang aku bukan muslimah yang baik ketika muslimah lain sibuk menuntut ilmu-Nya aku malah sibuk dengan urusan dunia yang membuat jarak dengan-Nya aku bukan muslimah yang baik ketika muslimah lain malu untuk menampakkan wajah dan fotonya aku malah sibuk meng-upload foto-foto agar bisa dilihat semua orang aku bukan muslimah yang baik ketika muslimah lain berusaha menundukkan pandangannya aku sibuk memperhatikan ketampanan wajah yang bukan mahram ku aku bukan muslimah yang baik ke

7 Keajaiban Dunia Yang Sebenarnya

Suatu hari di dalam sebuah kelas tingkatan 3.. Seperti biasa.. Guru kelas yang mengajar matapelajaran sejarah masuk ke dalam kelas untuk menunaikan tanggungjawabnya sebagai seorang pendidik.. Sebagai permulaan bagi proses pembelajaran pada hari itu.. guru tersebut meminta murid-muridnya menyenaraikan "7 keajaiban dunia ".. Guru tersebut sekadar ingin menguji pengetahuan am murid-muridnya.. Kelas sunyi seketika..masing-masing tekun mencari jawapan.. . . . . Setelah beberapa ketika..guru tersebut meminta murid-muridnya menghantar jawapan.. Sebahagian besar jawapan yang diberi oleh para murid ialah; Taj Mahal, Tembok Besar China, Machu Picchu, Christ the Redeemer (Brazil), Runtuhan Petra, Chichen Itza (Kota kuno puak Maya), dan Collosseum Rome (Itali) Kesemua murid amat yakin menghantar jawapan masing-masing. Mereka kembali semula ke tempat duduk.. seorang pelajar perempuan masih lagi terkial-kial menyiapkan tugasan itu... Cikgu kehairanan.. "Kenapa lambat san

Antara Teman dan Sahabat

Ada satu perbedaan antara menjadi seorang kenalan/ teman dan menjadi seorang sahabat. Pertama, seorang kenalan adalah seorang yang namanya kita ketahui, yang kita lihat berkali-kali, yang dengannya mungkin kita miliki persamaan, dan yang disekitarnya kita merasa nyaman. Ia adalah orang yang dapat kita undang ke rumah dan dengannya kita berbagi. Namun mereka adalah orang yang dengannya tidak akan kita bagi hidup kita, yang tindakan-tindakannya kadang- kadang tidak kita mengerti karena kita tidak cukup tahu tentang mereka. Sebaliknya, seorang sahabat adalah seseorang yang kita cintai.. Bukan karena kita jatuh cinta padanya, namun kita peduli akan orang itu, dan kita memikirkannya ketika mereka tidak ada. Sahabat-sahabat adalah orang dimana kita diingatkan ketika kita melihat sesuatu yang mungkin mereka sukai, dan kita tahu itu karena kita mengenal mereka dengan baik. Mereka adalah orang-orang yang fotonya kita miliki dan wajahnya selalu ada

Ketika Cinta Bertepuk Sebelah Tangan, Apa Yang Kamu lakukan?

Jiaahh,,cinta lagi, cinta lagi,,topik kek gini nih biasanya nyang demen bahas nyang belum nikah. Biasanya lho,, *uhuk* termasuk,, *uhuk*. Tapi namanya cinta,bebas dibahas tapi bukan bebas diumbar.Jadi keinget diskusi sama salah seorang temen saya di Kota Sabang.Dia bilang,“cinta tu rasanya ibarat antara tae’ lembu ma coklat, Ra’.” Warna sama, rasa beda.Judul sama, bisa jadi masing2 orang ngrasainnya beda.” Wehehehe,, saya ngakak pas dia bilang kek gitu. But iya yah, kumaha story-nya kalo your love bertepuk sebelah hand.Apakah kamu akan : 1. Nyanyi lagu kak Rhido Irama “Menunggumu” 2. Potong rambut,cukur jenggot 3.Bikin Pilem “Sang Mutarrabi” 4.Bikin Sinetron “Bukan Manohara” 5. Bikin Buku “Ketika Cinta Berdarah” 6. Bikin lagu “Bukan Cinta Binasa” 7. Tiba-tiba ngomong ke orang2'aku ga’ patah hati kok,, ah!Ga’ kok,Siapa bilang aku patah hati, siapa?? Siapa?? Sini aku hajar!!!” 8.Cari yang lain, lebih cepat, lebih baik (versi JK-Win) 9.Lanjutkan! (versi SBY) 10.Gitu aj

Malmingan

Aduuh, kalo udah ngomongin malam minggu, seru abis deh jadinya. Kayak lagu yang dibawain Bang Jamal Mirdad “Malam minggu malam yang panjang, malam yang asik buat pacaran, pacar baru, baru kenalan, kenal di jalan jendral sudirman.” Lain Bang Jamal, lain pula Mas Jikustik. Lagunya yang berlirik, “ Malam ini malam minggu, kau menunggu di rumahmu, selamat malam dunia, ku siap tuk berpesta, tunggu aku disana, bertemu oh baby, selamat malam dunia, gairahku berpesta, kita lewati malam, berdua oh baby” .Emang ga bisa dipungkiri deh, ada sebuah ikatan antara weekend day alias malam minggu dengan jiwa remaja. Jika ada remaja yang ga hang out pas weekend day, siap-siap deh dijadiin bahan gosip ama tetangga sebelah yang kurang kerjaan. Dari anak jadul alias jaman dulu, ga gaul, ga punya gebetan, jomblo, sampe dianggap dukun, soalnya terus aja bertapa di dalam rumah (emang besok keluar angka berapa mbah?…togel kali…). Hehehe, nah sobat, biasanya di malam minggu ada aja kegiatan s

Aku berniat menyesatkanmu, dan hebatnya kamu tak terpengaruh...

Di setiap keluhmu, aku adalah sejarah yang mencoba membuatnya menjadi senyum.. Di saat matamu lelah dan buyar dengan pertanyaan tentang waktu.. Aku adalah nyala kecil lilin hampir mati yang sesaat menenangkanmu.. Hanya saja sejarah tak mengizinkan aku berlama-lama menyesatkanmu.. Waktu tak merelakkan pengaruhku terhadapmu.. Hebat! Dan inilah bagian yang paling menyenangkan.. Aku bebas.. Aku mau menyesatkan.. Ketika kamu mau aku sesatkan.. Lalu bersama tersesat ke jalan-Nya.. Eastearth, 270910.

Berharap berakhir seperti tinta pena yang sudah mengering..

Bagaimana jika semuanya berhenti.. Bagaimana kau akan menerimanya.. Bagaimana kau menerima keadaan yang maksudnya bukan untuk ditimpakan kepadamu tapi tetap menimpamu.. Bagaimana kau menjadikan dirimu mampu menerimanya.. Iya, aku bisa! aku menerimanya dengan penuh rasa syukur, berharap aku naik kelas sesudahnya.. Berharap aku mengambil rasa kelangitannya.. Berharap aku dipenuhi cahaya kebaikan.. Dan berharap berakhir seperti yang Dia inginkan.. Sesuai tinta pena yang sudah Dia dituliskan..

Melupakan 'sakit'

Aku telah melupakannya Memenjarakan dalam penjara kelupaan Aku ikat dia di dalamnya lalu kututup semua jendela, agar dia tak bisa lagi melihat cahaya kebebasan Memang benar, aku tak akan lagi menjenguknya Aku melupakan 'sakit' Harus, karena aku yang menciptakannya sendiri Dan sebisa mungkin menggantinya dengan berbagi, mendengarkan dengan baik Seperti harapan kebanyakan manusia yang menginginkan kebaikan Eastearth, 290410.

Jomblo Never Die

Buat komporin aja nih yang belum juga putus sama “pacar”nya, santai aja lagi kalo“pacaran” cuma buat seneng-seneng doang. Waduh kalo udah kata seneng-seneng doing yang keluar mestinya kamu yang berjenis kelamin cewek jangan mau coz, kalian yang dijadikan “objek” untuk kesenangan para kaum adam. Dan para cowok kaya ga ada “maenan” lain apa? Secara sekarang banyak mainan yang lebih menantang disbanding sekedar menaklukkan si betina dengan rayuan gombal basah. Kalian mau kenal pasangan lebih “dalam”? Buat apa? Kecocokan? Palsu semua tuh. Dalam islam tuh ga ada namanya pacaran sebelum nikah bahkan ta'aruf pun ga ada. Jadi putusin aja si doi deeh, dunia ga bakalan kiamat kok. Salah seorang penulis mengatakan: “Mencari jodoh yang baik adalah senantiasa memperbaiki diri hari demi hari. Lalu kita menjemputnya dari tangan Allah diiringi senyuman sang bidadari” Cihui, bagus kan? Jadi udah jelas banget kalo mau dapet jodoh yang baik yaa tinggal betulin diri kok “Pasangan kita adalah

Jomblo!

Gedubrak!!! Waduh, kayaknya ada yang tersungging neh. Utamanya mereka yang menyandang titel 'jomblo' alias belum dapat gandengan. Maklumlah, anak muda sekarang kayaknya gerah banget kalo udah SMU belum punya pacar. Apalagi yang udah kuliah masih ngejomblo. Walaaaaaaah, rasanya jadi makhluk paling hina sedunia dech. Lebih bencana lagi kalo digelari STMJ, alias Semester Terakhir Masih Jomblo. Watauw.. perih nian hati ini rasanya (backsound: kasihan deh gue …) ? Sobat muda muslim, persoalan nyari pasangan kayaknya udah jadi menu wajib remaja masa kini. Kalo dulu, waktu kakek atau ortu kita masih remaja, untuk menyatakan cinta pertama kali kepada gadis pujaannya kayaknya diem- diem tuh. Soalnya, kalo ditolak kan nggak ada yang tahu. Malu atuh euy kalo ketahuan sama orang. But, remaja sekarang lebih agre tuh. Cuek aja lagi menyatakan cintanya kepada lawan jenis. Udah gitu, nekat ambil risiko kalo cintanya ditolak. Pokoke, pede a

Silakan Bermaksiat Kepada Allah, Tetapi Jangan Menggunakan Apa Yang Menjadi Milik-Nya!

maksiat bertemu dgn temannya yg ahli ibadah dan baru keluar dari masjid, kemudian dia bertanya: “ Bro,mengapa Loe tidak lagi mau bergabung dengan kami ? Apa yg membuat Loe tidak mau mengikuti kami? Ayolah biar adil, Loe boleh ke masjid, tapi jgn meninggalkan kami lahh ” Temannya yg ahli ibadah berkata: “ Bro…Gue tidak mau mendurhakai Allah… Silahkan Loe bermaksiat kepada Allah, tetapi jgn menggunakan apa yg merupakan milik- Nya, Gue tidak mau durhaka kepada-Nya !” Ahli maksiat tadi akhirnya pergi dengan kecewa …dan mengatakan: “ Ya udah kalau Loe gak mau balik…kita pisah.” Ahli ibadah berkata: “ Tidak bro, Gue selalu ingin bersama kalian, bukan hanya sampai mati, tetapi sampai waktu sesudah mati ” “Tidak, Loe sudah tidak setia dengan kami.” Jawab ahli maksiat sambil ngeloyor pulang ke rumahnya. Sesampai di rumahnya, menjelang tidur dia teringat perkataan temannya yg ahli ibadah “ Bro…Gue tidak mau mendurhakai Allah… Silahkan kalian bermak

Bercermin Diri

Tatkala kudatangi sebuah CERMIN, Tampaklah sosok yang sudah sangat lama kukenal dan sangat sering kulihat. Namun aneh … Sesungguhnya aku BELUM MENGENAL siapa yang kulihat. Tatkala kutatap WAJAH, hatiku bertanya : Apakah wajah ini yang kelak akan bercahaya Dan bersinar indah di Surga sana? Ataukah wajah ini yang hangus legam di Neraka Jahanam? Tatkala kumenatap MATA, nanar hatiku bertanya : Mata inikah yang akan menatap Allah.. Menatap Rasulullah, dan Kekasih-kekasih Allah kelak? Ataukah mata ini yang terbeliak, melotot, terburai menatap neraka jahanam? Akankah mata penuh maksiat ini akan menyelamatkan? Wahai mata , apa gerangan yang kau tatap selama ini? Tatkala kutatap MULUT.. Apakah mulut ini yang kelak mendesah penuh kerinduan Mengucap LAA ILAAHA ILLALLAAH saat malaikat maut menjemput? Ataukah menjadi mulut yang menganga dengan lidah menjulur, dengan lengkingan jerit pilu … yang mencopot sendi-sendi setiap yang mendengar? Ataukah mulut i