Skip to main content

Posts

Showing posts from October, 2011

Love, fear and hope..

Begitu banyak salah dan khilaf.. 
Dan jangan sampai menjadi gelap.. 
Gelap kegelapan yang menggelapkan.. 
Semoga kalah dengan cahaya keyakinan yang mencerahkan.. 
Takut, cinta dan mengharapkan pengampunan.. 


Tidak akan pernah berharga.. 
Sangat tidak berharga.. 
Hidup tanpa arah.. 

Dua warisan! 
Dua warisan! 
Tidak akan sesat selamanya.. 
Selama-lama lamanya..

Anonymous III

"Ribuan orang bisa terbunuh karena suatu berita, begitu pun sebaliknya, ribuan orang bisa terselamatkan karena suatu berita,"Anonymous.

Siapakah dia, dia adalah teman saya di pesbuk nicknameFuad Thahir.

Kemungkinan besar dia adalah DPO selanjutnya :D

Itulah kata-katanya saat terjadi invasi Pasukan NATO ke Libya, bahwa peran kebenaran sebuah berita begitu besar bagi ribuan bahkan jutaan nyawa.
Dan kita sudah tahu sebagian besar atau hampir semua media dikuasai siapa? Kita harus sudah tidak PERCAYA kepada media-media mainstream, paling tidak menelaah sebuah berita dan jangan langsung ditelan mentah-mentah.
Banyak media-media Independen yang berani memberitakan apa yang sebenarnya terjadi, atau teman-teman mau membuatnya sendiri? o_O
Inilah perang media, perang pemikiran, perang ideologi dan kita berperan di dalamnya.

Ini pendapatku, apa pendapatmu?

Tafsir Ulang!

"Shalat ditinggalin, Dzikir dilakuin.. apa-apaan itu,"Ibuku.

We Are Terrorist ||

Assalamu'alaikum warah matullahi wabarakaatuh

Meretas buram sejarah
Menyalakan cahaya harapan dari tongkat estafet dakwah dan jihad yang mulia
Dari Masyumi hingga partai-partai islam saat ini
dari Darul Islam hingga Forum Umat Islam
Kita menyelam sejarah hitam dalam ribuan rekayasa dan politik belah bambu
Rangkaian monopoli opini dan dokumen jual beli konspirasi dan hegemoni
Iblis, Iblis, Iblis..

Diorder di setiap pesanan Amerika
Para badut Zionis mulai berkelana
Angkat isu sandiwara teroris
Lalu atur konspirasi pembantaian para aktivis
Rangkaian drama taktis hegemoni iblis para fasis berkedok HAM dan ...

No Matter How Hard You Try, You Can't Stop me now!!!
Awas-awas Operasi Intelejen!
Mungkin kita adalah DPO selanjutnya..

Ini lebih dari sekedar isu Dr Azhari hingga Nurdin M Top
Skenario global mulai rasuki Nusantara
Mengintai setiap santri dan para Jundulloh dengan sandiwara Alam Barzakh
Atas nama Bangsa atau sekedar nostalgia neraka dan Intervensi CIA
Criminal In Action
Pelacur FBI
Federal Bullsh…

Masjid VI

Pihak I : Mau kemana?
Pihak II : Biasa, maen..
Pihak III : Maen kok ke Masjid, maen itu ke Harapan Indah..

Mind Attack

"Sakit.. terasa sampai tenggorokan. Terasa sesak, kenapa begitu sakit hanya karena sebuah kalimat?,"Pesan pendek seorang teman.

Karena engkau sendiri yang membiarkan kalimat itu menjadi perintah 'sakit' di dalam pikiran, kemudian hati akan merasakan...

"Tanpa disadari, terkadang sebuah kalimat bisa berubah menjadi ribuan jarum yang mematikan,"Balasnya kemudian.

Yaa begitulah rangkaian kata-kata, tafsir tentangnya tergantung kita..
Tergantung informasi yang telah tertanam di alam bawah sadar, misalnya : Anjing Loe!
Itu kata-kata kasar! tapi coba katakan itu kepada seseorang yang tidak mendapatkan informasi bahwa itu kata-kata kasar, coba juga kepada seseorang yang telah tumbuh kebijakkannya... Dia tidak akan marah. ( Gue bukan Anjing :P )

Just my opinion, and you?..

Anonymous II

"Bener atau nggak, kalau di dunia perasaan itu menjadi abstrak," Anonymous.

Siapa dia? aku sendiri teman.. :D
Bener nggak yaa kata-kata itu? kata-kata itu ada begitu saja ketika chat dengan seorang teman.


Akal tidak dapat begitu saja menerima kebenaran jika tidak sesuai logika. Perasaan apalagi, disanalah tempatnya menduga-duga, iman atau keyakinan kepada nilai tertinggilah yang dapat menjawab semuanya.

Itu pendapatku, apa pendapatmu? O_o

Masjid V

"Wew! dandannya rapi amat.. mau ketemuan sama siapa, Le?,"Ibuku.

"Mau ketemu sama Tuhan,".

Deklarasi

Ketahuilah :

Hawa, kami Adam lebih mengandalkan logika daripada perasaan..
Dan bukan berarti juga kami tidak berperasaan..

Hawa, kami tahu kalian lebih mengikuti perasaan daripada logika..
Dan bukan berarti juga kalian menyampahkan logika..

Kita berbeda, tentu saja..
Berbeda sebagai pelengkap..

Anonymous I

"One must totally die to find what love is,". Anonymous.

Yup! inilah status pertama dari Anonymous, siapakah dia?
Kalau tidak salah adalah Jiddu Krishnamurti.. dia memberi pesan dalam sebuah film dokumenter Phase 3 karya Noreaaga dan Achernahr. Salah satu kata-kata yang disampaikan itulah yang ingin aku teruskan.. :)

Kenapa seseorang harus mati dulu untuk memahami arti cinta? karena dengan kematian dia akan bertemu Sang Kekasih, Sang Maha Cinta. dan hanya dengan Kekasihnya itulah dia akan tahu apa itu cinta.

Itulah pendapatku atas pesannya, apa pendapatmu, teman?

Ikatan II

Harap ingatan tidak lupa..
Tentangmu..
Tentangku..

Harap tidak hanya ingat saat duka..
Tentangmu..
Tentangku..

Harap tidak hilang ingatan saat suka..
Tentangmu..
Tentangku..

Teman..
Sahabat..
Persaudaraan..

Inti

Ketika perintah dari Sang Kekasih menjadi kebutuhan bukan kewajiban..
Disitulah letak ketenangan..

Di Balik Anonymous

Ini tulisan bukan tentang grup hacker terkenal itu, ini tentang kata-kata yang aku tulis di status fesbuk lalu diakhiri dengan nama, Anonymous. :)

Entah sejak kapan aku mulai menggunakannya, lalu apa alasannya? Membuat teman yang membaca penasaran? Tidak! walau pun akhirnya jadi ada dan penasaran.. :D dan karena itulah catatan ini dibuat.
Penasaran, siapa sebenarnya yang mengatakan kata-kata itu? bisa orang biasa, bisa juga orang yang tidak biasa. Nanti, mudah-mudahan di blog sederhana ini akan dibahas satu-persatu dari perkataan yang telah terbaca dan apa maksud, nilai yang hendak sampaikan, jadi tenang saja.

Intinya adalah, aku ingin menyampaikan pesan.. dari mana saja datangnya pesan itu tidak terlalu penting, karena yang penting yaa isi pesannya.
Pesan itu dibaca saja sudah membuatku gembira, apalagi bisa membuat sebagian pihak penasaran bisa membuatku tidak karuan X)

Nol

Antah berantah logika..
Aku terluka..
Tetapi tidak luka..

Air mata membaca..
Kenapa terluka?
Engkau tidak luka..

Dingin terasa langkah..
Tidak bersuara..
Dan aku tahu Engkau tetap bersama..

Masjid IV

"Mas darimana?,"Supir.

"Masjid,".

"Ngapain?,"Supir.

"Shalat!,".

Not Late

Engkau katakan engkau benar..
Dan engkau tidak pernah melakukan apa yang dikatakan..
Engkau katakan engkau percaya kepada Tuhan..
Dan kelakuanmu sama sekali tidak menunjukkan..

Menangislah, lalu mati..
Menangislah, lalu mati..
Matilah sebentar, hidupkan hati..
Matilah sebentar, hidupkan hati..

Believe in God and serve Him!.. 

Hidup Sesederhana Shortcut

Kujalani hari baru (Ctrl + N) Kuperbuat sesukaku (All Input Key) Namun tak kulupakan aturan (Ctrl + D) Khilaf ku perbaiki (Backspace) Orang tua kuhargai (Shift + F3) Kutingkatkan kualitas hidup (Ctrl + >) Saat sesal menyapa kuingin mengulang semuanya (Ctrl + Z) Hingga tak menyebabkan frustasi (Alt + F4)
Di jalanan kutemui banyak wajah serta bahasa (Alt + Shift) Kuseleksi sejarah tokohnya yang terkenal (Ctrl + A) Kupikir bagaimana caranya (Ctrl + C) Kuingin seperti mereka (Ctrl + V) Bahkan lebih hebat lagi (Ctr + B) Meski banyak pendapat miring (Ctrl + I) Kutetap maju kedepan (Ctrl + Y)
Kuingin perjalanan ini tak sia-sia (F12) Agar menjadi saksi saat malaikat membuka catatanku (Ctrl + O) Dan saat memeriksa amalanku (Ctrl + F) Dibalas berlipat ganda (Ctrl + Shift + +) Dan ditempatkan di jannah (Win key + E) + (Ctrl X) Di sana bahagia selamanya (Ctrl + V) + (Right click + Lock with Folder Lock)
***

Adib Ibnu Harbin

Chili & The Difficulty

Kesulitan bisa diumpamakan seperti cabai, pedas tapi menggugah selera!

Contohnya, membuat sebuah blog ini adalah sebuah kesulitan buatku, karena awalnya aku tidak tahu sama sekali bagaimana mendaftar, bikin posting, ganti template.. bla..bla..bla dan semakin tidak bisa, semakin sulit, justru membuatku berselera! (terima kasih banyak kepada teman yang sudah memberitahu, memberi wejangan bagaimana nge-blog itu)

Dan akhirnya aku tertarik dengan dunia Internet Marketing.. dan kembali aku harus makan cabai!..

Masjid III

Andrie Whe ‎"Waspadai lelaki yang tidak berjamaah di Masjid, jangan-jangan dia wanita,"Anonymous.Unlike ·  ·  · Sunday at 12:50 near Jakarta

You, Black FlagOpik BobotohIan Farih Montolalu and 5 others like this.

Monolog 3

Inilah kamu, mengikut janji yang terikat masa..
Jadi, apa masalah?

Inilah kamu, aneh terlihat tapi kelihatan tenang..
Jadi, apa masalah?

Inilah kamu, apa sebab kenapa sebabnya bisa sedemikian..
Jadi, apa masalah?

Inilah aku, dengan segala kelebihan, kekurangan beserta pilihan-pilihan..
Jadi, apa masalah?

Destination

Pandai menulis, merangkai kata, menyusun kalimat..
Entah kenapa itu yang kalian sematkan..
Hanya menuang apa saja yang lewat di sekitar..
Sekitar mata, sekitar kepala, sekitar jiwa..

Sastra, jelas aku tidak begitu paham..
Apalagi mengambilnya sebagai tesis di sebuah Universitas..
Alam telah mengajarku dengan lebih sempurna..
Lebih dari sekedar duduk dan membaca di sudut perpustakaan..

Bagiku : semua karya sastra hanyalah sampah, kecuali karya sastra yang bisa mengenalkan pembuatnya, penikmatnya mengenal hakikat dirinya dan Penciptanya..

Hipocrite

Ini cerita lama, tapi tidak terlalu lama..
Ini cerita baru, tapi tidak terlalu baru..
Tentang perkataan, tentang kelakuan..
Tentang apa yang diucap, tentang tindak-tanduk perilaku..

Tentang kemunafikan, tentang kejujuran..
Kesesuaian apa yang di dalam, kesesuaian kata, kesesuaian tindakan..

Munafiklah sejujurnya, jujurlah seadanya..
Ambil semuanya, atau pergi saja!..

Choice

Masjid or night club?
Praying or Laziness?
Qur'aan or music?
Conference or television?
Honesty or betrayal?
Parents or futility?
Hijab or Nude?
Chastity or sexual immorality?
Boyfriend or husband?
Wedding or zina?
Hajj or travel?
Paradise or hell?

A simple choice can change your whole life...





So it's depend on you to choose which will benefit you in the hereafter!!!
What are you waiting for?
Waiting become old? 




And earning only small benefit in short time left??
Don't wait for so long, Act NOW!!



Pendedahan Konspirasi & Penipuan Dunia

Stay

Engkau sudah dipegangkan janji..
Realita menghampiri tidak sesuai harap..
Apa yang hendak engkau perbuat?..
Menangis, miris lalu terkubur pesimis?..

Apa yang engkau kira baik untukmu..
Belum tentu itu yang terbaik untukmu..
Gigit kuat-kuat dengan geraham..
Janji dari Sang Pembuat Ketentuan..
Terus bertahan dan benarkan kelakuan..

Ask..

Apakah aku lelaki yang paripurna?..
Entahlah, tanyakan pada mereka..
Apakah aku lelaki yang suka mempermainkan wanita?
Entahlah, tanyakan pada wanita..
Apakah jenis kekuranganku serta kelebihannya?
Entahlah, semua punya kekurangan punya kelebihan..

Analogi, analogi, analogi..
Entahlah, tanyakan pada nurani..