Ketika Anda gagal jadi orang sukses , sebenarnya Anda sudah sukses jadi orang gagal . Ingat, ini cuma soal merubah sudut pandang saja. Kalau merasa sukses, ingat masih ada yang lebih sukses. Kalau merasa gagal, ingat juga masih ada yang lebih gagal. Ingat, lagi - lagi cuma soal merubah sudut pandang saja. Jadi, hiduplah biasa saja, tidak perlu jumawa ataupun merasa paling nelangsa. Terus bergerak , jangan berharap pada negara. Namanya juga, hidup di dunia cuma sementara.. Akhirat selama - lamanya .. Orang kaya mati, orang miskin mati.. Raja - raja mati, orang biasa mati.. Lah, kok malah nyanyi.
Untuk merasa berlimpah, harus tahu dahulu dimana batas kecukupan. Kalau tidak, sejauh manapun dikejar, berusaha didapatkan. Tidak akan pernah hadir rasa berkelimpahan. Jadi ingat cerita obrolan seorang Nelayan dan seorang Pengusaha yang sedang liburan disambi mencari peluang di Pelabuhan. Posisi Nelayan sedang santai disambi ngopi, merokok dan menikmati pemandangan. Perahunya sudah menepi, jaring sudah dilipat. Ikan hasil tangkapannya juga sudah cukup memuaskan. Pengusaha itu heran. “Kenapa anda tidak pergi menangkap ikan lagi?” tanyanya. Nelayan itu menjawab santai, “Ikan yang saya tangkap sudah cukup untuk makan hari ini.” Pengusaha itu masih belum puas dengan jawabannya. “Kalau anda menangkap lebih banyak ikan, bisa dapat uang lebih banyak.” Nelayan itu bertanya, “Lalu?” “Anda bisa beli mesin untuk perahu. Bisa melaut lebih jauh. Bisa dapat ikan lebih banyak.” Nelayan itu mengangguk kecil. “Lalu?” “Anda bisa beli jaring yang lebih besar. Hasil tangkapan makin banyak. Uang makin bany...