Skip to main content

Posts

Sajak Cinta

Aku ingin sajak cinta
Katamu..
Sedangkan kamu..
Cinta..

Aku ingin sajak cinta..
Katamu..
Sedangkan aku, kamu..
Dalam cinta..

Cinta yang sakral..
Cinta yang sah karena akad..
Cinta yang fitrah..
Cinta yang mencintai dan dicintai karena-Nya..

Jadi, sajak cinta yang bagaimana?


Image by : Pixabay
Recent posts

Fitrah

Berbuat kesalahan itu manusiawi, dan sebaik-baiknya pihak yang berbuat kesalahan adalah yang pandai memperbaikinya..
Jangan takut mencoba hal baru, karena dari sanalah pengetahuan tumbuh.. Jangan padamkan api dalam dirimu..
Nak.


Image by : Engin_Akyurt

Shalat Mikirin Makan

Shalat Maghrib, setelah salam anak kecil itu terburu - buru berdiri dan menghampiri orang di sebelah kanan saya dan berkata,
"Saya mikirin makan..". "Lho, shalat jangan mikirin makan dong..". "Makan Pizza nih tadi..". Sambil ngelus perutnya yang memang kelihatan maju sedikit ke depan.
Oh, mungkin orang di sebelah ini guru ngajinya. Oh, jujur ya tuh anak? Oh, kita kayak gitu nggak?


Image by : chidioc

Akhir Hari

Mencintai dunia melupakan Hari Kemudian
Mencintai hidup melupakan kematian
Mencintai harta melupakan Hari Perhitungan
Dan, mencintai mahluk melupakan Sang Pencipta Kehidupan..



Image by : Comfreak

Mengenal

Malam - malam itu bertanya.. Seberapa kenal engkau dengan Tuan? Seberapa dekat? Apa saja yang telah engkau persembahkan?
Dari segala pemberian.. Yang tidak mungkin akan selesai engkau jumlahkan..
Jadi, seberapa? Wahai hamba sahaya..

Image by : Andrie Whe

Nafs

Menduakan Tuan, putus semua pengharapan..
Menyombongkan diri, itu baju kebesaran Tuan..
Tidak rela akan kebaikan bahkan ingin menghancurkan.. Itulah dosa pertama anak cucu Adam..
Jauhkan.. Jauhkan..
Percaya sepenuhnya kepada Tuan.. Rendah hati dihadapkan.. Ikhlas dalam kebaikan..
Dekatkan.. Dekatkan..



Image by : Andrie Whe

Untukmu, Hamba Sahaya

Siapa yang berani mengakui Aku sebagai Tuannya..
Maka akan Aku penuhi segala permintaannya..
Dengan ukuran - ukuran yang sudah Aku tentukan..

Maka, wajib baginya menjadikan Aku sebagai tujuan..
Tempat memohon, berkeluh - kesah..
Karena Aku tidak akan mengabaikannya..
Aku menyukainya..

Dan sebaliknya..
Siapa yang berani mengakui Aku lalu menduakan..
Akan Aku cabut perlahan segala pemberian..
Perlahan..
Sampai tersadar..
Akulah Tuan tempatnya bersandar..

Image : naturalpastels

Terima kasih, Tuan

Egoisme mengklaim segalanya.. Ini karena, itu karena.. Tidak!
Hanya perantara bukan siapa - siapa.. Biasa saja..