Ketika Anda gagal jadi orang sukses , sebenarnya Anda sudah sukses jadi orang gagal . Ingat, ini cuma soal merubah sudut pandang saja. Kalau merasa sukses, ingat masih ada yang lebih sukses. Kalau merasa gagal, ingat juga masih ada yang lebih gagal. Ingat, lagi - lagi cuma soal merubah sudut pandang saja. Jadi, hiduplah biasa saja, tidak perlu jumawa ataupun merasa paling nelangsa. Terus bergerak , jangan berharap pada negara. Namanya juga, hidup di dunia cuma sementara.. Akhirat selama - lamanya .. Orang kaya mati, orang miskin mati.. Raja - raja mati, orang biasa mati.. Lah, kok malah nyanyi.
Awal Ramadhan seribu empat ratus empat puluh lima , saya tidak menyangka bisa bertemu kembali dengan Simbah . Di kamar hotel Le Meridien Towers Makkah , bada Ashar setelah seharian saya terbaring di ranjang dikarenakan kelelahan, lemas. Masuk angin tepatnya, setelah umroh pertama sehari sebelumnya. "Le, matur nuwun ya. Matur nuwun, matur nuwun". Begitu ucapnya setelah mendekati saya dari arah Jendela, didampingi oleh seseorang yang tidak jelas wajahnya. Saya yang belum siap mencerna apa yang terjadi, hanya bisa mengangguk kepala pelan tanpa bisa menjawab. Simbah tersenyum, lalu pelan-pelan pergi bersama orang yang bersamanya. Mirip adegan ketika Thanos menjentikkan jari ketika berhasil mengumpulkan Infinity Stones , klik! Lalu separuh populasi manusia menghilang. Saya terbangun, haru, merinding tentu saja. Tengok kanan - kiri dan tidak ada siapa-siapa kecuali roommate saya di kamar sebelah. Setelahnya saya video call Ibu di rumah, dan bercerita tentang ' peristiwa ast...