Saya telah menjadi Agnostik dan meninggalkan Islam sejak dua ribu dua tiga.
Sebuah utas yang menarik perhatian saya, apalagi sampai di pin segala di halaman profilnya.
Saya kan jadi menebak - nebak dalam pikiran, itu anak muda kenapa ya?
Saya kan jadi menebak - nebak dalam pikiran, itu anak muda kenapa ya?
Apa ada trauma sama agama atau pemeluk agama, ada ini, ada itu. Apa sudah digrooming elit global sejak lama? Dan lain sebagainya.
Well, minimal saya jadi resah dan jadi bahan update tulisan mingguan.
Eh, nggak lama saya nemu counter-nya di feed, saya kutip langsung karena suka diksinya.
Ini utas pembukanya :
MUKJIZAT ADALAH ILMU YANG LONCAT TIMELINE
Kenapa Akal 2026 Tidak Bisa Menilai Mukjizat 1400 Tahun Lalu
Ada 2 jenis orang yang meninggalkan agama. Jenis pertama karena syahwat.
Jenis kedua lebih menyakitkan: karena "rasional".
Dia bilang: "Maaf, membelah laut, naik ke langit, menghidupkan orang mati itu tidak masuk akal. Jadi saya tidak percaya."
Masalahnya bukan pada mukjizat. Masalahnya pada penggaris yang dia pakai untuk mengukur.
Ini utas penutupnya :
Al-Quran yang 1400 tahun tidak berubah 1 huruf dan tidak bisa ditiru. Itu mukjizat bahasa.
PENUTUP: JANGAN KELUAR DARI AGAMA KARENA TIMELINEMU TERLALU PENDEK Saudaraku.
Isra Mi'raj membuktikan waktu bisa ditekuk. Ashabul Kahfi membuktikan waktu bisa di-pause. Nabi Isa membuktikan kehidupan bisa di-restart. Nabi Musa membuktikan alam bisa di-pause. Semua punya satu pesan yang sama: Yang menciptakan hukum, Dia di atas hukum.
Ini link TKP-nya, rada panjang penjelasannya.
Dah gitu aja. 😌
Well, minimal saya jadi resah dan jadi bahan update tulisan mingguan.
Eh, nggak lama saya nemu counter-nya di feed, saya kutip langsung karena suka diksinya.
Ini utas pembukanya :
MUKJIZAT ADALAH ILMU YANG LONCAT TIMELINE
Kenapa Akal 2026 Tidak Bisa Menilai Mukjizat 1400 Tahun Lalu
Ada 2 jenis orang yang meninggalkan agama. Jenis pertama karena syahwat.
Jenis kedua lebih menyakitkan: karena "rasional".
Dia bilang: "Maaf, membelah laut, naik ke langit, menghidupkan orang mati itu tidak masuk akal. Jadi saya tidak percaya."
Masalahnya bukan pada mukjizat. Masalahnya pada penggaris yang dia pakai untuk mengukur.
Ini utas penutupnya :
Al-Quran yang 1400 tahun tidak berubah 1 huruf dan tidak bisa ditiru. Itu mukjizat bahasa.
PENUTUP: JANGAN KELUAR DARI AGAMA KARENA TIMELINEMU TERLALU PENDEK Saudaraku.
Isra Mi'raj membuktikan waktu bisa ditekuk. Ashabul Kahfi membuktikan waktu bisa di-pause. Nabi Isa membuktikan kehidupan bisa di-restart. Nabi Musa membuktikan alam bisa di-pause. Semua punya satu pesan yang sama: Yang menciptakan hukum, Dia di atas hukum.
Ini link TKP-nya, rada panjang penjelasannya.
Dah gitu aja. 😌

Komentar
Posting Komentar