Langsung ke konten utama

Timeline




Dia menyingsingkan pagi dan menjadikan malam untuk beristirahat, dan (menjadikan) matahari dan bulan untuk perhitungan. Itulah ketentuan Allah Yang Maha Perkasa lagi Maha Mengetahui.

Al-An'am Ayat 96.

Saya masih ingat ceramah Khatib Jum'at lalu. Tentang sistem penanggalan matahari dan bulan, yang semuanya diakui di dalam Al Qur'an. Lalu saya cari ayatnya, dan ketemu ayat di atas.


Tidak ada salah diantara keduanya, mau pakai sistem penanggalan matahari ( Masehi ) yang umum digunakan, silahkan. Mau pakai sistem penanggalan bulan ( Hijriah ) ya, silahkan.

Tapi, ada tapinya..... 

Lah, tapi ini post bukan bahas tentang itu yak. Bukan maqam saya. Ini post refleksi tentang perjalanan hidup saya selama tahun 2016 Masehi.

Seperti post sebelumnya, 1 M | 1438 H.

Tahun yang banyak mengubah hidup saya, tahun dimana saya banyak melakukan perjalanan. Tahun yang membuat saya banyak belajar, baik sebagai diri sendiri, anak, dan sekarang seorang suami.

Menjadi pemilik dua sayap..
Menjaga keduanya agar tidak patah..
Membawanya sampai di kehidupan selanjutnya..




Image by : https://unsplash.com/@fancycraveofficial

Komentar

7 Hari Dilihat

Apa Yang Dicari Dalam Hidup Ini?

Tiba-tiba pertanyaan itu melintas di benak saya, dan akhirnya daripada menyimpannya sendirian saya forward pertanyaan ke teman-teman via sms sore itu. Iseng-iseng berhadiah, hikmah :D Yah, agak lama memang menunggu jawaban daripada pertanyaan semacam itu, setidaknya  mungkin teman-teman saya mulai berpikir apa yang paling dia cari, apa yang paling penting dalam hidupnya kini. Finally, akhirnya beberapa dari mereka membalasnya pertanyaaan itu. Berikut saya kutip selengkapnya, tapi tetap Anonymous yaa :v Anonymous I : Kebahagiaan Anonymous II : Dimana aku bisa menemukan cinta sejati dari wanita yang sholeha yang bisa selalu mengingatkan kalo aku salah/khilaf. Yang bisa membimbing aku menjadi suami yang sholeh untuk keluargaku. Anonymous III : Ketenangan hati Anonymous IV : Rizki dari Yang Maha Kuasa Jawaban yang beragam bukan? Jawaban-jawaban itu menurut analisis saya sebagai pakar bla-bla-bla :D . Datang dari latar belakang, situasi dan kondisi teman-tema...

Top Rangking 1 Google, Penting?

Top Rangking 1 Google , Penting? Entahlah, tapi akhir-akhir jadi penting ternyata. Kenapa? Gara-gara sebuah thread disalah satu forum IM yang bikin heboh :D Entah siapa yang memulai, pihak mana yang dirugikan atau malah diuntungkan dan akhirnya saya pun ikut-ikutan. Penting nggak sih jadi Top Rangking 1 Google? Top Rangking 1 Google, Keknya Penting! Kalau anda punya Toko Online, itu adalah hal mutlak! Tampil di halaman pertama Google adalah suatu keharusan karena dari situlah pengunjung akan mengetahui apa yang anda jual, dan ini harus tertarget!  Anda perlu Tim SEO ( Search Engine Optimization ) atau setidaknya anda menyewa jasa SEO khusus untuk keperluan Toko Online Tersebut, selengkapnya tentang SEO bisa dibaca disini . Dan Kecuali kalau anda adalah Blogger Independent, penting tidaknya tampil di halaman satu di Google bukanlah suatu keharusan, kenapa? Karena saya punya fans pembaca yang setia mampir di blog sederhana ini! hahaha :D Mencari N...

Krakatau 1883

Senja merah darah. Cahaya Bulan berubah kebiruan , tak lagi putih berpendar. Bahkan matahari terlihat kehijauan , tak lagi terang benderang. Hampir dua tahun lamanya, langit dunia seperti berubah menjadi sebuah kanvas raksasa. Dan kita semua tahu sekarang, siapa pelukisnya. Tapi, bayangkan itu terjadi ketika tidak ada internet . Tidak ada satelit. Tidak ada berita real-time di News Feed. Langit berubah menjadi merah menyala. Saking merahnya, di beberapa kota di Amerika Serikat orang-orang sempat mengira ufuk sedang terbakar. Di Norwegia , warna merah yang mengerikan itu kemudian dipercaya menjadi salah satu inspirasi visual bagi Edvard Munch ketika melukis The Scream . William Ascroft , pelukis di Inggris membuat ribuan sketsa tentang langit waktu itu yang berubah warna. Bukan kiamat. Bukan perang. Bukan akhir dunia. Hanya sebuah gunung yang meletus di Indonesia . Krakatau , 1883.

Destination

Pandai menulis, merangkai kata, menyusun kalimat.. Entah kenapa itu yang kalian sematkan.. Hanya menuang apa saja yang lewat di sekitar.. Sekitar mata, sekitar kepala, sekitar jiwa.. Sastra, jelas aku tidak begitu paham.. Apalagi mengambilnya sebagai tesis di sebuah Universitas.. Alam telah mengajarku dengan lebih sempurna.. Lebih dari sekedar duduk dan membaca di sudut perpustakaan.. Bagiku : semua karya sastra hanyalah sampah, kecuali karya sastra yang bisa mengenalkan pembuatnya, penikmatnya mengenal hakikat dirinya dan Penciptanya.. 

Si Belang, Si Botak dan Si Buta

  Agak lupa saya dengan alur kisah Israiliyat ini, dikarenakan hanya nyimak potongan hikmahnya saja subuh barusan, jadi versi lengkapnya kelewatan karena subuhan di Masjid yang berbeda jurusan. Alangkah baiknya saya kutip kisahnya saja yak, karena biasanya kisah Israiliyat ini banyak yang ajaib biasanya. Agak di luar nalar. Kita tidak boleh menyalahkan, tidak boleh membenarkan. Sumber orisinal ada di Hadist Shahih Imam Bukhari dan Muslim tentu saja. Dan ini representasi ala saya. Lebih tepatnya AI yang saya latih menjadi saya. *Apaan sih Ndri? Ya begitulah, baca aja dah! Semoga ada hikmahnya. Ada kisah tentang tiga orang. Satu kena kusta. Satu botak. Satu buta. Mereka miskin. Mereka menderita. Mereka ingin hidup normal. Allah sembuhkan. Allah kasih mereka harta. Dalam waktu singkat. Yang dulu kekurangan berubah menjadi berkecukupan. Tapi kemudian datang ujian. Ada orang miskin meminta bantuan. Dua orang menolak. Ketika diingatkan: “Bukankah dulu kamu juga seperti ini?” Mereka mala...

Matahari Tenggelam, Gelap?

Matahari tenggelam tidak berarti semua menjadi gelap, setidaknya ada cahaya baru di suatu tempat...

Wong Pinter Wong Bejo

  Wong Pinter Kalah Karo Wong Bejo Pasti pernah baca dong kalimat diatas, yang kalau ditranslate ke bahasa Indonesia artinya orang pintar kalah dengan orang yang beruntung . Tapi apa sih sebabnya doi beruntung? Wah, sebagai orang yang beruntung lahir dari ras orang Jawa. Saya sudah beruntung. Apa pun keadaannya saya merasa beruntung. Karena apa pun yang terjadi di kehidupan saya pasti ada Si Untung. Haha. Kepanjangan yak intronya. Bisa jadi usahanya sama, ilmunya sama, bahkan seringkali ngawur. Tapi kok hasilnya berbeda dengan orang yang beruntung? Bedanya kenapa jadi orang beruntung, kata Ulama karena taqwa . Karena siapa yang bertaqwa akan dimudahkan segala urusannya oleh Sang Maha Pemilik Urusan. Ah, tapi itu Elon Musk , Mark Zuckerberg lancar - lancar saja urusannya. Lah, role model nya kok yang begituan. 😌 Kalau pun ada yang pihak yang tidak bertaqwa tapi kelihatan beruntung kehidupannya ada dua tanda : 1. Kita tidak tahu amalan rahasianya 2. Istidraj Jadi pertanyaannya se...