Pantesan, orang kek gini nggak boleh dikasih kaya. Kalau dikasih, bisa dijadikan budak kita.
Halah, itu Donal Bebek kaya dia. Kelakuannya bikin se-dunia pen nyubit ginjalnya. Kurang golden spoon apa dia? Jangankan Paris. Bumi ke bulan aja bisa keknya tiap tahun buat agenda.
Lho, kok kesana?
Itu kan memang sudah jatah karakter dia buat dijadiin villain dari Penciptanya.
Buat contoh di zaman sekarang, buat teladan, sama kek Fir'aun, Qarun dan lain sebagainya.
Terus memang ada contoh orang kaya yang baiknya kebangetan? Ada lah! Yang paling ekstrem sedekahnya aja bisa bikin inflasi sebuah negera, Mansa Musa namanya.
Ok, terus hubungan sama pernyataan di awal-awal ini tulisan?
Hubungannya pasti dengan uanglah. Uang nggak mengubah karakter seseorang, uang berfungsi sebagai katalis yang memunculkan sifat dan karakter asli yang selama ini terpendam oleh keadaan.
Iya, pernah dong kita ngerasa begitu dengan seseorang atau sesebapak yang dikasih jabatan Presiden sebuah negera Kepulauan?
Lho, kok kesana lagi. Abisnya, gumus sama kelakuannya. Wkwkwkw
Ada yang kalah, banyak juga yang menang ketika dunia ada di genggaman. Semoga kita pihak yang kedua.
Halah, itu Donal Bebek kaya dia. Kelakuannya bikin se-dunia pen nyubit ginjalnya. Kurang golden spoon apa dia? Jangankan Paris. Bumi ke bulan aja bisa keknya tiap tahun buat agenda.
Lho, kok kesana?
Itu kan memang sudah jatah karakter dia buat dijadiin villain dari Penciptanya.
Buat contoh di zaman sekarang, buat teladan, sama kek Fir'aun, Qarun dan lain sebagainya.
Terus memang ada contoh orang kaya yang baiknya kebangetan? Ada lah! Yang paling ekstrem sedekahnya aja bisa bikin inflasi sebuah negera, Mansa Musa namanya.
Ok, terus hubungan sama pernyataan di awal-awal ini tulisan?
Hubungannya pasti dengan uanglah. Uang nggak mengubah karakter seseorang, uang berfungsi sebagai katalis yang memunculkan sifat dan karakter asli yang selama ini terpendam oleh keadaan.
Iya, pernah dong kita ngerasa begitu dengan seseorang atau sesebapak yang dikasih jabatan Presiden sebuah negera Kepulauan?
Lho, kok kesana lagi. Abisnya, gumus sama kelakuannya. Wkwkwkw
Ada yang kalah, banyak juga yang menang ketika dunia ada di genggaman. Semoga kita pihak yang kedua.

Komentar
Posting Komentar