Bersama, kita akan mengarungi samudra luas. Berlayar menuju matahari tenggelam di penghujung cakrawala.
Tempat pulang untuk Odysseus itu bernama, Penelope.
Kira - kira itulah salah satu hikmah yang bisa saya dapatkan setelah menonton The Odyssey yang berdurasi kurang lebih tiga jam. Untungnya, tanpa direncanakan dan sudah rezekinya nonton di bioskop yang bisa sambil rebahan dan pesan makanan. Norak yak? Biarin napah! Haha.
Kita semua sebenarnya kurang lebih sama seperti Odysseus. Sama seperti Penelope.
Semingguan ini saya diingatkan lagi tentang makna pernikahan, apa itu ikatan.
Baik dari internal maupun eksternal.
Ada yang baru saja ditinggal meninggal.
Ada yang baru memulai perjalanan.
Ada yang sedang lucu-lucunya merawat anak titipan Tuhan.
Ada yang berpisah karena ternyata berbeda tujuan.
Ada juga yang baru memulai dari awal setelah berpisah, lalu bersama dengan jiwa yang baru dikenal.
Ada juga yang masih dalam tahap penantian.
Dan ada - ada yang lainnya, kemudian.
Bagi saya sendiri, Vidia adalah nama tempat pulang dari peperangan selama satu dekade ini berjalan.

Komentar
Posting Komentar