Langsung ke konten utama

Sirr - Jahr




Kenapa waktu sholat ketika matahari ada, bacaannya Sirr?

Karena dunia terlalu berisik, Tuhan sedang memberi jeda yang tenang.

Dan kenapa waktu sholat ketika matahari tenggelam, bacaannya Jahr?

Ketika dunia telah diam, Tuhan memberi kesempatan bercengkrama dengan firman-Nya yang seharusnya dengan sangat kita perhatikan.





Keterangan :

Jahr (jahar) adalah mengeraskan suara saat membaca bacaan shalat (terdengar), sedangkan sirr (sirri) adalah melirihkan atau merendahkan suara (tidak terdengar orang lain). Jahr dilakukan pada shalat Maghrib, Isya, dan Subuh, sementara sirr dilakukan pada shalat Zhuhur dan Ashar.

Komentar

7 Hari Dilihat

Fellowship

Teori sederhana.. Tentang kausalitas.. Tentang tanam dan tuai.. Tentang hubungan.. Tentang ikatan.. Tentang kelengkapan nilai.. Kosongkan cangkirmu dan terimalah resah yang akan aku tuang.. Terkadang duka bisa menjadi wejangan yang lebih bermakna dan menguatkan kita.. Terkadang suka bisa menjadi pagar yang sangat tinggi lalu menjadi sekat diantara kita.. Dan mampukah kita tetap bersama? Teman, sahabat.. ____________ Dedicate to : V for ......

Apa Yang Dicari Dalam Hidup Ini?

Tiba-tiba pertanyaan itu melintas di benak saya, dan akhirnya daripada menyimpannya sendirian saya forward pertanyaan ke teman-teman via sms sore itu. Iseng-iseng berhadiah, hikmah :D Yah, agak lama memang menunggu jawaban daripada pertanyaan semacam itu, setidaknya  mungkin teman-teman saya mulai berpikir apa yang paling dia cari, apa yang paling penting dalam hidupnya kini. Finally, akhirnya beberapa dari mereka membalasnya pertanyaaan itu. Berikut saya kutip selengkapnya, tapi tetap Anonymous yaa :v Anonymous I : Kebahagiaan Anonymous II : Dimana aku bisa menemukan cinta sejati dari wanita yang sholeha yang bisa selalu mengingatkan kalo aku salah/khilaf. Yang bisa membimbing aku menjadi suami yang sholeh untuk keluargaku. Anonymous III : Ketenangan hati Anonymous IV : Rizki dari Yang Maha Kuasa Jawaban yang beragam bukan? Jawaban-jawaban itu menurut analisis saya sebagai pakar bla-bla-bla :D . Datang dari latar belakang, situasi dan kondisi teman-tema...

Mereka..

Mereka yang terjaga.. Mereka yang penuh cahaya.. Mereka yang terlihat biasa.. Mereka yang setia.. Mereka yang kuat.. Mereka yang penakut Mereka yang luluh.. Mereka yang setiap malam sujud bersimpuh.. Mereka, mereka.. Aku ingin menjadi bagian dari mereka..

Mending

Kamu masih mending, kalau aku nggak tahu rasanya ditinggal pergi Ayah merantau. Karena sudah dari lahir ayahnya nggak ada di rumah, jadi biasa saja yak.  Begitulah nasehat 'mencoba bijak' saya kepada ponakan usia kelas satu SD di sore hari yang ditinggal ayahnya mencari penghidupan ke negeri seberang. Setelah paginya ditinggal dan sesenggukan, ditambah istri saya juga ikut-ikutan. Tapi malah lebih menjiwai dari sang ponakan. Bah! Akhirnya siangnya kami bertiga pergi ke wahana bermain, sebagai pengalih perhatian. Momentum yang pas memang saya pulang ke Malang, selain sebagai penghiburan. Juga dapat pembelajaran. Oh, ternyata begitu yak rasanya. Jadi, adu nasib jadi bahan nasehat dan perbandingan. Wkwkwk  Terus gimana caranya biar sukses dan banyak uang seperti CEO? *Tanya randomnya ke saya Eh, salah saya bawa dia tarik tunai ke ATM sampai muncul itu pertanyaan. Kebanyakan nonton dracin itu bocah keknya. Abisin jatah gagal yang banyak dan berteman dengan kesepian. *Jawab saya se...

Source Code

Ada perusahaan AI beli buanyak banget buku, termasuk yang sudah tidak dicetak untuk di scan untuk dimasukkan di database mereka untuk melatih AI . Sayangnya, setelah di scan bukunya dimusnahkan. Jadi banyak spekulasi. Dari sisi bisnis ya wajar, ibaratnya gue sudah beli, terserah itu buku mau gue apain-lah. Mau gue monopoli isinya ( source code ) biar perusahaan gue jadi yang terdepan, paling paham. Harus untung-lah, namanya juga orang dagang, haha. Iya juga sih, tapi kan nanti elo gampang kalau mau manipulasi. Ya, itu juga resiko. Jayalah perabadan mesin berpikir mandiri! Jaya! Jaya! Jaya! Terlalu menjiwai Ndri! Wkwkwk Paling tidak hikmah dari berita ini ada kesadaran. Kenapa ada satu kitab suci yang bisa dihafal jutaan manusia, ada ratusan ribu perkataan manusia yang tidak dilukiskan wajahnya bisa menjadi panduan dalam kehidupan. Dan tentu saja, ada Tuhan Yang Berkehendak menjaganya sampai akhir zaman.

Parodi

Perempuan yaa perempuan, dia merindukan kasih sayang.. Dan akhirnya pacaran dijadikan pembenaran.. GOBLOK! Dari seorang JOMBLO yang menahan diri dan menghormati kesucian kalian..

Stages of Marriage

Bersama, kita akan mengarungi samudra luas. Berlayar menuju matahari tenggelam di penghujung cakrawala. Tempat pulang untuk Odysseus itu bernama, Penelope . Kira - kira itulah salah satu hikmah yang bisa saya dapatkan setelah menonton The Odyssey yang berdurasi kurang lebih tiga jam. Untungnya, tanpa direncanakan dan sudah rezekinya nonton di bioskop yang bisa sambil rebahan dan pesan makanan. Norak yak? Biarin napah! Haha. Kita semua sebenarnya kurang lebih sama seperti Odysseus. Sama seperti Penelope. Semingguan ini saya diingatkan lagi tentang makna pernikahan, apa itu ikatan. Baik dari internal maupun eksternal. Ada yang baru saja ditinggal meninggal. Ada yang baru memulai perjalanan. Ada yang sedang lucu-lucunya merawat anak titipan Tuhan. Ada yang berpisah karena ternyata berbeda tujuan. Ada juga yang baru memulai dari awal setelah berpisah, lalu bersama dengan jiwa yang baru dikenal. Ada juga yang masih dalam tahap penantian. Dan ada - ada yang lainnya, kemudian. Bagi saya sen...