Langsung ke konten utama

Amal Andalan


 

Sembunyikan amalanmu sebagaimana Dia menyembunyikan aib-aibmu.

Di tengah keramaian ibadah yang bisa divalidasi menjadi citra diri, sepertinya kuwot yang saya tulis di dua ribu sembilan belas diatas masih relevan, in this economy.

Tentunya setiap kita, bukan, tapi saya. Tidak akan mungkin mencontoh amalan Nabi seratus persen, jangankan seratus, lima sampai sepuluh persen saja rasanya sudah, wah sekali.

Maafkan kami ya Nabi. Kiranya Engkau sudi kami akui sebagai satu-satunya pemberi syafaat di Hari Akhir nanti. Ijinkan kami.

Karenanya, setiap kita, eh saya maksudnya. *Iya maap, ngapain ngajak-ngajak yak

Harus punya amalan andalan yang konsisten, yang mungkin tidak populer, tapi bisa kita banggakan, setidaknya. Bukan di dunia ini, murah sekali. Tapi nun jauh disana nanti. Di hadapan Pemilik Awal dan Akhir hari, dan tentunya Engkau juga wahai Nabi.

Terus amalanmu apa Ndri? *Halah di awal kan udah ditulis sih, malu sama aib

 


Ok, biar ada gambaran. Asisten saya a.k.a Kecerdasan Buatan yang bantu menjelaskan. Silahkan disimak, kisanak.



*******

Amalan dalam Islam itu luas, tapi kalau diringkas, intinya adalah segala sesuatu yang mendekatkan diri kepada Allah baik yang terlihat (lahir) maupun yang tersembunyi (batin).

Supaya lebih mudah dipahami, kita bagi jadi beberapa jenis:

1. Amalan Wajib (Fondasi Utama)

Ini yang tidak boleh ditinggalkan.

  1. Sholat 5 waktu
  2. Puasa Ramadhan
  3. Zakat (bagi yang mampu)
  4. Haji (jika mampu)
  5. Beriman (akidah yang benar)


Ini ibarat “tiang rumah”. Kalau ini runtuh, amalan lain jadi tidak kokoh.

2. Amalan Sunnah (Pelengkap & Penguat)

  1. Tidak wajib, tapi sangat dianjurkan.
  2. Sholat sunnah (Dhuha, Tahajud, Rawatib)
  3. Puasa sunnah (Senin-Kamis, Ayyamul Bidh)
  4. Sedekah
  5. Membaca Al-Qur’an
  6. Dzikir & sholawat


Ini seperti “dekorasi rumah” yang membuat hidup jadi lebih indah dan tenang.

3. Amalan Hati (Yang Sering Dilupakan)


Ini justru yang paling dalam nilainya.

  1. Ikhlas
  2. Sabar
  3. Syukur
  4. Tawakal
  5. Husnudzon (berbaik sangka)


Amal hati itu “mesin”-nya. Tanpa ini, amal lahir bisa terasa kosong.

4. Amalan Sosial (Hubungan dengan Manusia)


Islam bukan cuma soal ibadah pribadi.

  1. Berbakti kepada orang tua
  2. Menjaga silaturahmi
  3. Jujur dalam bisnis
  4. Menolong sesama
  5. Tidak menyakiti orang lain


Banyak orang rajin ibadah, tapi gagal di bagian ini.

5. Amalan Sederhana Tapi Besar Pahalanya


Kadang yang kecil justru konsisten itu yang besar.

  1. Senyum
  2. Mengucap salam
  3. Menyingkirkan gangguan di jalan
  4. Niat baik dalam pekerjaan



Penutup (Gaya Andrie Whe sedikit 😄)


Hidup tanpa penyesalan dalam Islam itu bukan soal jadi paling suci, tapi soal tidak berhenti mendekat, meski pelan.

Bukan tentang sempurna, tapi tentang terus pulang.

Karena pada akhirnya, amalan terbaik bukan yang paling banyak, tapi yang paling ikhlas dan konsisten.

Komentar

7 Hari Dilihat

Top Rangking 1 Google, Penting?

Top Rangking 1 Google , Penting? Entahlah, tapi akhir-akhir jadi penting ternyata. Kenapa? Gara-gara sebuah thread disalah satu forum IM yang bikin heboh :D Entah siapa yang memulai, pihak mana yang dirugikan atau malah diuntungkan dan akhirnya saya pun ikut-ikutan. Penting nggak sih jadi Top Rangking 1 Google? Top Rangking 1 Google, Keknya Penting! Kalau anda punya Toko Online, itu adalah hal mutlak! Tampil di halaman pertama Google adalah suatu keharusan karena dari situlah pengunjung akan mengetahui apa yang anda jual, dan ini harus tertarget!  Anda perlu Tim SEO ( Search Engine Optimization ) atau setidaknya anda menyewa jasa SEO khusus untuk keperluan Toko Online Tersebut, selengkapnya tentang SEO bisa dibaca disini . Dan Kecuali kalau anda adalah Blogger Independent, penting tidaknya tampil di halaman satu di Google bukanlah suatu keharusan, kenapa? Karena saya punya fans pembaca yang setia mampir di blog sederhana ini! hahaha :D Mencari N...

Apa Yang Dicari Dalam Hidup Ini?

Tiba-tiba pertanyaan itu melintas di benak saya, dan akhirnya daripada menyimpannya sendirian saya forward pertanyaan ke teman-teman via sms sore itu. Iseng-iseng berhadiah, hikmah :D Yah, agak lama memang menunggu jawaban daripada pertanyaan semacam itu, setidaknya  mungkin teman-teman saya mulai berpikir apa yang paling dia cari, apa yang paling penting dalam hidupnya kini. Finally, akhirnya beberapa dari mereka membalasnya pertanyaaan itu. Berikut saya kutip selengkapnya, tapi tetap Anonymous yaa :v Anonymous I : Kebahagiaan Anonymous II : Dimana aku bisa menemukan cinta sejati dari wanita yang sholeha yang bisa selalu mengingatkan kalo aku salah/khilaf. Yang bisa membimbing aku menjadi suami yang sholeh untuk keluargaku. Anonymous III : Ketenangan hati Anonymous IV : Rizki dari Yang Maha Kuasa Jawaban yang beragam bukan? Jawaban-jawaban itu menurut analisis saya sebagai pakar bla-bla-bla :D . Datang dari latar belakang, situasi dan kondisi teman-tema...

BTA

Kalau ada satu mata pelajaran di Sekolah Dasar yang membuat saya keluar keringat dingin tiap sesinya, sudah pasti ya mata pelajaran agama Islam. Matematika mah, biasa. Biasa dicubit minimal. Haha. Bukan soal sejarah, kisah Nabi-nabi . Kalau itu dengan bangga banyak yang nyontek saya. Tapi kalau soal baca tulis Al-Qur'an (BTA), itu momok mengerikan buat saya kala itu, nulis masih mendinglah, tapi kalau soal baca. Byuuuuh! Jangan ditanya. Siang itu dengan harap cemas saya sudah menghitung dari deret sebelah kanan ke kiri, giliran ayat mana yang akan saya baca dari surat Al Bayinnah . Setelah berhitung, ternyata saya dapat jatah baca ayat nomer empat, teman sebangku dapat nomer tiga. Perlu diketahui, ayat tiga itu cukup pendek. Mudah dihafal, beda dengan ayat nomer empat. Setengah mampus saya ngerayu teman sebangku itu buat tuker bangku, tapi memang tidak tahu diuntung itu mahluk. Wkwkwk Padahal dia itu jago bacanya, sorenya setelah sekolah selesai ikut TPA ( Taman Pendidikan Al-Qur...

Nggak Subuhan

Pekan ketiga, subuh. Itulah salah satu pagi di setiap bulan yang lumayan saya nantikan. Kenapa? Karena ada kajian tafsir dari seorang Ustadz yang entah kenapa saya cocok dengan pembawaannya. Apalagi nggak perlu jauh-jauh, ada di Masjid dekat rumah. Tafsirnya mulai dari surat - surat pendek , mulai dari kenapa surat itu turun, bahasanya dan ini yang paling kena, hikmahnya. Ada beberapa update di blog ini yang inspirasinya dari duduk mendengarkan kajiannya. Tapi ya, namanya ingin kan nggak selalu harus. Takdirnya tepat di hari H saya tidak bisa shalat di Masjid. Lha? Iya, Allah kasih saya bisul di atas mata kaki kanan yang lumayan guede, bikin puegel, kenceng bet kaki, sudah begitu pecah. Jadi jalan aja, teng! Ke ubun-ubun, Nikmatnya ya Allah! *Hahaha hiks. Shalat jadi gaya duduk, karena kalau berdiri teng - teng - teng ituh kagak nahan. Sudah duduk pun, ketarik kan? Iya, nggak usah dibayangkan. Tapi ya namanya shalat-kan wajib dilaksanakan, apapun kondisinya, yekan? Zakat bisa gugu...

Jomblo Never Die

Buat komporin aja nih yang belum juga putus sama “pacar”nya, santai aja lagi kalo“pacaran” cuma buat seneng-seneng doang. Waduh kalo udah kata seneng-seneng doing yang keluar mestinya kamu yang berjenis kelamin cewek jangan mau coz, kalian yang dijadikan “objek” untuk kesenangan para kaum adam. Dan para cowok kaya ga ada “maenan” lain apa? Secara sekarang banyak mainan yang lebih menantang disbanding sekedar menaklukkan si betina dengan rayuan gombal basah. Kalian mau kenal pasangan lebih “dalam”? Buat apa? Kecocokan? Palsu semua tuh. Dalam islam tuh ga ada namanya pacaran sebelum nikah bahkan ta'aruf pun ga ada. Jadi putusin aja si doi deeh, dunia ga bakalan kiamat kok. Salah seorang penulis mengatakan: “Mencari jodoh yang baik adalah senantiasa memperbaiki diri hari demi hari. Lalu kita menjemputnya dari tangan Allah diiringi senyuman sang bidadari” Cihui, bagus kan? Jadi udah jelas banget kalo mau dapet jodoh yang baik yaa tinggal betulin diri kok “Pasangan kita adalah ...

Point of View

Ketika Anda gagal jadi orang sukses , sebenarnya Anda sudah sukses jadi orang gagal . Ingat, ini cuma soal merubah sudut pandang saja. Kalau merasa sukses, ingat masih ada yang lebih sukses. Kalau merasa gagal, ingat juga masih ada yang lebih gagal. Ingat, lagi - lagi cuma soal merubah sudut pandang saja. Jadi, hiduplah biasa saja, tidak perlu jumawa ataupun merasa paling nelangsa. Terus bergerak , jangan berharap pada negara. Namanya juga, hidup di dunia cuma sementara.. Akhirat selama - lamanya .. Orang kaya mati, orang miskin mati.. Raja - raja mati, orang biasa mati.. Lah, kok malah nyanyi.

Parodi

Perempuan yaa perempuan, dia merindukan kasih sayang.. Dan akhirnya pacaran dijadikan pembenaran.. GOBLOK! Dari seorang JOMBLO yang menahan diri dan menghormati kesucian kalian..