Langsung ke konten utama

Di Balik Anonymous





















Ini tulisan bukan tentang grup hacker terkenal itu, ini tentang kata-kata yang aku tulis di status fesbuk lalu diakhiri dengan nama, Anonymous. :)

Entah sejak kapan aku mulai menggunakannya, lalu apa alasannya? Membuat teman yang membaca penasaran? Tidak! walau pun akhirnya jadi ada dan penasaran.. :D dan karena itulah catatan ini dibuat.
Penasaran, siapa sebenarnya yang mengatakan kata-kata itu? bisa orang biasa, bisa juga orang yang tidak biasa. Nanti, mudah-mudahan di blog sederhana ini akan dibahas satu-persatu dari perkataan yang telah terbaca dan apa maksud, nilai yang hendak sampaikan, jadi tenang saja.

Intinya adalah, aku ingin menyampaikan pesan.. dari mana saja datangnya pesan itu tidak terlalu penting, karena yang penting yaa isi pesannya.
Pesan itu dibaca saja sudah membuatku gembira, apalagi bisa membuat sebagian pihak penasaran bisa membuatku tidak karuan X)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

29 Night

Wahai penguasa hati.. Ampunan - Mu.. Wahai penguasa hati.. Mohon rahmat - Mu.. Kemana lari? Kemana kembali? Jika bukan pada - Mu? Jika bukan pada cahaya dari - Mu.. Wahai penguasa hati.. Ampunan - Mu.. Wahai penguasa hati.. Mohon rahmat - Mu.. Image by : Thomas Schattan

Aku Akan Selalu Ada Untukmu..

Janganlah bersedih, apa pun yang terjadi.. Aku akan selalu ada untukmu.. Dimana kau membutuhkan.. Aku akan selalu ada untukmu Dimana kau ingin menumpahkan semuanya..  Aku akan selalu ada untukmu.. Karena Aku penciptamu.. Batinku mereka-reka kira-kira apa yang Dia katakan ketika tidak ada lagi yang peduli dan mengasingkan keberadaanku..

Antara Ibuku, Marketplace dan Bakso

Malam minggu ini ngapain Ndrie? Memangnya ada yang spesial yaa? Kegiatan mainstream? Untuk saya sendiri tidak ada yang spesial, kecuali apa yang akan diceritakan dari judul diatas. Oh begitu, dasar Jones ! Memangnya Ibumu kenapa? Apa hubungannya dengan marketplace? Dan bakso? ... Tidak ada benang merahnya sama sekali. Ok -_- Marketplace   Ya seperti biasanya, di sore hari menjelang maghrib saya sedang mengerjakan kebiasaan. Posting, riset blog dan lain-lain. Dan... Ibuku : Le, buka Tokopedia dong. Mama mau liat-liat. Saya : Beneran liat-liat? -_- Ibuku : Iyaa.. Dan akhirnya saya tinggal Ibu saya untuk persiapan shalat Maghrib. Terus...  30 Menit kemudian... Ibuku : Le, gamis yang ini cocok nih.. udah ada jilbab dan warnanya mama suka. Saya : Terus? Ibuku : Beliin lah.. Saya : Lah... katanya cuma liat-liat :3 Ibuku : Yaelah.... Saya : Ok -_- Dan apa yang terjadi, terjadilah! Saya konfirmasi ke seller ukuran, setelah ada.. transfer, done.