Skip to main content

Fokus

"Met malam, Android,". Pesen pendek dari seorang sahabat.
"Malam juga, Ibu Izza ^^". Balasku meledeknya, karena dia meledekku.
"Ibu Izza,belum! sekarang kan statusnya masih Nona,". Balasnya, sedikit kesal mungkin.
"Hee, maaf.. belum yaa, Nona Izza ^^". Berusaha tidak memperkeruh keadaan.
""Ya iyalah.. by the way, gimana kabar? sehat kan?,". Tanyanya.

"Alhamdulillah, sehat jasmani dan rohani.. kamu?,". Setelah pesan balasan ini, dia membalasnya agak lama, sekitar 10-15 menit.
Entah pulsa habis atau apa, akhirnya aku kirim lagi pesan,
"Za?,".
"Sabar Ndri! Alhamdulillah aku baik..sorry balasnya lama cz lagi sms-an juga sama beberapa orang sekaligus, waduh jadi bingung,". Balasnya.
"Owh..,". Pendek saja, aku mengerti sebabnya.
"Wah! bubar satu, bubar semua.. sepi lagi nih HP,". Keluhnya, setelah agak lama dia baru membalas.

"Cz kasihan, kalau ditambah smsku ntar tambah bingung kamu Za, hee.. Night,". Dan dengan sengaja aku membalasnya lumayan lama.

Kesimpulan, kita hanya bisa fokus pada satu hal.
Otak kita tidak seperti komputer yang bisa menjalankan beberapa program sekaligus.




"Maka apabila kamu telah selesai (dari sesuatu urusan), kerjakanlah dengan sungguh-sungguh (urusan) yang lain,". 94 : 07.

Comments