Langsung ke konten utama

karena Dia

sudah-sudah, baru begitu saja..
sakitlah, risaulah..
apa sudah lupa?
benamkan dalam otak, hati dan pikiran..
karena Dia..
yang susah menjadi mudah..
kalau toh, memang dia..
dia takkan kemana-mana..
kalau toh bukan, Dia sudah menyiapkan jauh-jauh sebelum adanya hari..





Dia lebih tahu yang terbaik..
Jadi, apakah masih lekat : sakitlah, risaulah, bla bla bla?!

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Plan G

Bukan apa, siapa dan bagaimana.. Ini tentang keteraturan rencana.. Cahaya dalam pekat semak belukar.. Ini tentang fase lahir, hidup, mati dan pulang.. Dengan siapa mengisi hidup dan kehidupan tidak perlu dirisaukan.. Ini tentang waktu kapan akan dipertemukan.. Bersabar bersyukur dalam kesakitan.. Kesakitan yang tak lebih dari penempaan.. Izinkanlah sudut pandang dirubah menatap ke depan.. Bukan menangisi kejadian yang telah lalu di belakang.. Eastearth.

Bodo Amat

  Bukan bermaksud tidak peduli, tapi memprioritaskan hal apa yang perlu menjadi perhatian. Mungkin kalau saya nggak begitu, saya saat ini masih jadi, tukang ngecat tembok, jualan pulsa, atau mamang nasi goreng. Yang semuanya nggak ada salahnya sih Tapi kan saya punya kecenderungan pingin rebahan, banyak uang dan bermanfaat bagi banyak orang. Jadi dulu, saya bodo amat sama nyiyiran, cibiran, sindiran dan an - an lainnya. Saya menikmati, fokus berproses untuk menggapai kecenderungan saya diatas. Jadi, udah dapat belom? Untuk rebahan Banyak uang ( cukup aja kali ya bahasanya ) Bermanfaat bagi banyak orang? Entahlah. Bodo amat, saya kan cuma peserta. Peserta Rapat. Foto : Bundaran Harapan Indah, kala itu.

Usia = Kedewasaan?

‎ "Usia bukan penentu kedewasaan seseorang,"Ibuku.