Langsung ke konten utama

Komentar

 


Apa semua hal perlu dikomentari? Atau kita tunggangi untuk keperluan eksistensi?

Dulu saya begitu, nggak ada kerjaan emang wkwkwwk

Apa saya harus kasih solusi, sedangkan yang punya masalah nggak minta solusinya.

Apa saya harus menjawab, kalau yang ngasih pertanyaan saja nggak ada.

Apa saya harus berkomentar, sedangkan yang dikomentari saja.. terusin sendiri.

Emang pinter si mang Mark Zuckerberg nanya melulu apa yang kita pikirkan. Kepo banget

Adakalanya menjadi pengamat komentar lebih seru, makannya kerjaan saya sekarang namanya..

Social Media Analysis.

Keren yak? Padahal bahasa Indonesianya,

Tukang Baca Komentar.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Plan G

Bukan apa, siapa dan bagaimana.. Ini tentang keteraturan rencana.. Cahaya dalam pekat semak belukar.. Ini tentang fase lahir, hidup, mati dan pulang.. Dengan siapa mengisi hidup dan kehidupan tidak perlu dirisaukan.. Ini tentang waktu kapan akan dipertemukan.. Bersabar bersyukur dalam kesakitan.. Kesakitan yang tak lebih dari penempaan.. Izinkanlah sudut pandang dirubah menatap ke depan.. Bukan menangisi kejadian yang telah lalu di belakang.. Eastearth.

Merak.. ( Dedicate to Wahyu Sulaiman Rendra )

pagi ini, 7 agustus 2009.. burung merak itu meninggalkan sarang.. bukan terbang sementara.. terbang menuju keabadiaan.. meninggalkan begitu banyak kata, sajak dan bait puisi, yang penuh nilai.. akankah datang pengganti? pangganti yang menelurkan kata, sajak dan bait puisi sarat makna dan nilai sepertinya.. selamat jalan, terbang menuju langit yang maha tinggi.. kami akan bertemu denganmu kelak, nanti.. semoga dirimu, ruhmu berdamai dan cukup dengan keyakinan yang kau pilih.. selamat jalan.. Dibuat tepat ketika mendengar kabar kepergiannya. Eastearth, 070809.

Aku Akan Selalu Ada Untukmu..

Janganlah bersedih, apa pun yang terjadi.. Aku akan selalu ada untukmu.. Dimana kau membutuhkan.. Aku akan selalu ada untukmu Dimana kau ingin menumpahkan semuanya..  Aku akan selalu ada untukmu.. Karena Aku penciptamu.. Batinku mereka-reka kira-kira apa yang Dia katakan ketika tidak ada lagi yang peduli dan mengasingkan keberadaanku..