Langsung ke konten utama

The Messenger of God Shalallahu 'Alaihi Wassalam





Uhmm,…
There’s no 
reason to denied you..
You’re a descent of the world of the Universe..
How can’t I ain’t love you even I never felt your breathe..
You’re a miracle the poetry of paradise..

The M.O.G
I can feel all…

Your existance innersoul..
Can I be…

One of your love, one to serve you…
I’ll give my life all my life..
I’m yours, your martyr..


Alone penceiving in silent dark before going down..
And now you’ll seen what you’ve done to me..
When I’m crying to my self, I realized that you’re the one..
Imagine if you’re not mine, I will definetely be blind..

Change your vision control your lust..
Believe me..

Cuz everything will be proved with the truth at the last..
Death soon will come..
God never shows..
You’ll never 
know..
Wether you meet the dark or you’ll be in the bright..


Allahuma shali alaihi Muhammad, Ya Rabbi shali alaihi wasssalam..
Allahuma shali ala Muhammad, Ya Rabbi shali ala Muhammad..




By : Purgatory

Image by : Waseef Akhtar


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Komentar

  Apa semua hal perlu dikomentari? Atau kita tunggangi untuk keperluan eksistensi? Dulu saya begitu, nggak ada kerjaan emang wkwkwwk Apa saya harus kasih solusi, sedangkan yang punya masalah nggak minta solusinya. Apa saya harus menjawab, kalau yang ngasih pertanyaan saja nggak ada. Apa saya harus berkomentar, sedangkan yang dikomentari saja.. terusin sendiri. Emang pinter si mang Mark Zuckerberg nanya melulu apa yang kita pikirkan. Kepo banget Adakalanya menjadi pengamat komentar lebih seru, makannya kerjaan saya sekarang namanya.. Social Media Analysis. Keren yak? Padahal bahasa Indonesianya, Tukang Baca Komentar.

Merak.. ( Dedicate to Wahyu Sulaiman Rendra )

pagi ini, 7 agustus 2009.. burung merak itu meninggalkan sarang.. bukan terbang sementara.. terbang menuju keabadiaan.. meninggalkan begitu banyak kata, sajak dan bait puisi, yang penuh nilai.. akankah datang pengganti? pangganti yang menelurkan kata, sajak dan bait puisi sarat makna dan nilai sepertinya.. selamat jalan, terbang menuju langit yang maha tinggi.. kami akan bertemu denganmu kelak, nanti.. semoga dirimu, ruhmu berdamai dan cukup dengan keyakinan yang kau pilih.. selamat jalan.. Dibuat tepat ketika mendengar kabar kepergiannya. Eastearth, 070809.

Sakit, hati..

Perasaan apa ini, sakit sekali tanpa tahu dimana asal datangnya.. Bagaimana aku menjelaskan, sementara aku pun kebingungan.. Kalau sakit hati karena seseorang, itu akan mudah.. Mudah, ada tempat yang bisa disalah-salahkan.. Bagaimana kalau penyebabnya saja tidak jelas? Apa aku ingin diperhatikan? Apa aku ini kurang diperhatikan? Atau aku sedang mencari perhatian? Atau mungkin aku ini kurang kerjaan? Wahai Engkau Sang Pemilik Hati.. Jagalah hati kami.. Agar ia tidak berpaling.. Tenangkanlah hati kami yang gusar.. Gusar karena dunia.. Gusar karena musuh abadi yang selalu lembut menghasut.. Cukupkanlah ia hanya dengan hati-Mu..