Langsung ke konten utama

Surat Untuk Ibu

Pernahkah kau mau mengerti, Ikhlas yang kau lukai..
tentang Allah dan KebenaranNya sentuhi ruang..
Kutak pernah bermaksud menyakitimu..
Tapi ini lah jalan hidupku yang kupilih tanpa paksaan..
Nurani yang memanggil jiwaku…

Dimana aku bersandung tentang dukamu..
Inilah laguku untukmu ibu..
Sekedar pengharapanku agar kau tahu..
Setulus kewajibanku sebagai seorang anak..
Membingkai kenangan kita..
Butiran-butiran kenangan perjalanan waktu..
Waktu yang selalu kuingat dalam sentuhan wejanganmu..
Diujung pintu rumah ku berlalu..
Menahan pilu tentang kehilangan dirimu..
Tapi jalan hidup adalah nuansa..
Nuansa yang ingin kujawab dengan kebenaran yang sempurna..
Berantah logika yang harus kuterima..
Logika dari fakta konsekuensi ujung hati yang ingin bicara, tentang fakta, tentang realita yang kutemukan bersama cinta empunya surga..
Bahasa kasih sayang dari keharuman Madinah..
Disetiap pertarungan sisi hati yang ingin menyapa hidayah..
Hidayah dari sebuah permata..
Yang membakar batas peradaban dunia..


Salahkah aku bertanya tentang Trinitas?
atau tentang Tuhan yang kecewa terhadap pohon Ara..
atau legenda sang rasul pembohong di Antiokia..
Lalu siapakah Lord dan pornografi incest dalam cerita Kejadian..
Dan nabi seperti apakah yang telanjang di depan budak perempuan para hambanya..
Seperti Apsalon yang menzinai gundik ayahnya..
di depan mata seluruh Israel.
Skematis rasis di pintu Samaria..
Dan perempuan Kana’an yang teraskan anjing pramuria..
Beri celah antara kerancuan dan kitab tercabul melebur zina..
Bagi Tuhan yang bahkan masih bisa tertidur dan menangis ketakutan..
Bacakanlah doktrin itu Ibu..
dogma tritunggal yang membohongi fakta..
Hingga misteri laki-laki yang bersinar dari pegunungan Paran..
Generasi cahaya robbani dari revolusi suku Edar..
Dan mimpi Yesaya atas kedatangan pasukan onta..
Maka aku bersaksi Ibu..
diatas ketulusan hati ini,
bahwa tiada Tuhan selain Allah, dan nabi Muhammad itu utusan Allah!..

Komentar

Postingan populer dari blog ini

29 Night

Wahai penguasa hati.. Ampunan - Mu.. Wahai penguasa hati.. Mohon rahmat - Mu.. Kemana lari? Kemana kembali? Jika bukan pada - Mu? Jika bukan pada cahaya dari - Mu.. Wahai penguasa hati.. Ampunan - Mu.. Wahai penguasa hati.. Mohon rahmat - Mu.. Image by : Thomas Schattan

Aku Akan Selalu Ada Untukmu..

Janganlah bersedih, apa pun yang terjadi.. Aku akan selalu ada untukmu.. Dimana kau membutuhkan.. Aku akan selalu ada untukmu Dimana kau ingin menumpahkan semuanya..  Aku akan selalu ada untukmu.. Karena Aku penciptamu.. Batinku mereka-reka kira-kira apa yang Dia katakan ketika tidak ada lagi yang peduli dan mengasingkan keberadaanku..

Antara Ibuku, Marketplace dan Bakso

Malam minggu ini ngapain Ndrie? Memangnya ada yang spesial yaa? Kegiatan mainstream? Untuk saya sendiri tidak ada yang spesial, kecuali apa yang akan diceritakan dari judul diatas. Oh begitu, dasar Jones ! Memangnya Ibumu kenapa? Apa hubungannya dengan marketplace? Dan bakso? ... Tidak ada benang merahnya sama sekali. Ok -_- Marketplace   Ya seperti biasanya, di sore hari menjelang maghrib saya sedang mengerjakan kebiasaan. Posting, riset blog dan lain-lain. Dan... Ibuku : Le, buka Tokopedia dong. Mama mau liat-liat. Saya : Beneran liat-liat? -_- Ibuku : Iyaa.. Dan akhirnya saya tinggal Ibu saya untuk persiapan shalat Maghrib. Terus...  30 Menit kemudian... Ibuku : Le, gamis yang ini cocok nih.. udah ada jilbab dan warnanya mama suka. Saya : Terus? Ibuku : Beliin lah.. Saya : Lah... katanya cuma liat-liat :3 Ibuku : Yaelah.... Saya : Ok -_- Dan apa yang terjadi, terjadilah! Saya konfirmasi ke seller ukuran, setelah ada.. transfer, done.