Antara Teman dan Sahabat

by 9:39:00 am 0 komentar

Ada satu perbedaan antara
menjadi seorang kenalan/
teman dan menjadi seorang
sahabat.

Pertama, seorang
kenalan adalah seorang yang
namanya kita ketahui, yang
kita lihat berkali-kali, yang
dengannya mungkin kita miliki
persamaan, dan yang
disekitarnya kita merasa
nyaman.

Ia adalah orang yang dapat
kita undang ke rumah dan
dengannya kita berbagi.

Namun mereka adalah orang
yang dengannya tidak akan
kita bagi hidup kita, yang
tindakan-tindakannya kadang-
kadang tidak kita mengerti
karena kita tidak cukup tahu
tentang mereka.

Sebaliknya, seorang sahabat
adalah seseorang yang kita
cintai.. Bukan karena kita
jatuh cinta padanya, namun
kita peduli akan orang itu, dan
kita memikirkannya ketika
mereka tidak ada.

Sahabat-sahabat adalah orang
dimana kita diingatkan ketika
kita melihat sesuatu yang
mungkin mereka sukai, dan
kita tahu itu karena kita
mengenal mereka dengan
baik.

Mereka adalah orang-orang
yang fotonya kita miliki dan
wajahnya selalu ada di kepala
kita.

Mereka adalah orang-orang
yang kita lihat dalam pikiran
ketika kita mendengar sebuah
lagu di radio karena mereka
membuat dirimu berdiri untuk
menghampiri mereka dan
mengajak berdansa dengan
mereka atau mungkin kita
yang berdansa dengan
mereka, mungkin mereka
menginjak jari kakimu, atau
sekedar menempatkan kepala
mereka di pundakmu.

Mereka adalah orang-orang
yang diantaranya kita merasa
aman karena kita tahu
mereka peduli terhadapmu.

Mereka menelpon hanya
untuk mengetahui apa
kabarmu, karena sahabat
sesungguhnya tidak butuh
suatu alasanpun.

Mereka berkata jujur-pertama
kali - dan kita melakukan hal
yang sama. Kita tahu bahwa
jika kita memiliki masalah,
mereka akan bersedia
mendengar.

Mereka adalah orang-orang
yang tidak akan
menertawakanmu atau
menyakitimu, dan jika mereka
benar-benar menyakitimu, dan
jika mereka benar-benar
menyakitimu, mereka akan
berusaha keras untuk
memperbaikinya.

Mereka adalah orang-orang
yang kita cintai dengan sadar
ataupun tidak.

Mereka adalah orang-orang
dengan siapa kita menagis
ketika kita tidak diterima di
perguruan tinggi dan selama
lagu terakhir di pesta
perpisahan kelas dan saat
wisuda.

Mereka adalah orang-orang
yang pada saat kita peluk,
kita tak akan berpikir berapa
lama memeluk dan siapa yang
harus lebih dahulu
mengakhiri.

Mungkin mereka adalah orang
yang memegang cincin
pernikahanmu, atau orang
yang mengantarkan/
mengiringmu pada saat
pernikahanmu, atau mungkin
adalah orang yang kita nikahi.

Andrie Whe

Seseorang yang ini terus bernilai!

Ketika senang datang, aku menikmatinya.. Ketika susah datang, aku berusaha menikmatinya.. Dan ketika susah itu terlalu menyakitkan lalu emosiku kalah telak, aku andalkan sisi spiritualku untuk mengakses nilai yang lebih tinggi yang terdapat di dalamnya.. Dan semua menjadi sederhana dibuatnya..

Post a Comment