Skip to main content

Mangarungi laut ketidaksempurnaan..

Serangkai tulisan baru..
Ketika tinta keterbekuan mencair..
Cukup tak sabar untuk menulis sajak, kata dan bait-bait puisi..
Berhenti sejenak dari rutinitas dunia, melepas lelah..
Kembali menyelami relung-relung hati yang dalam, terabaikan..
Menggali makna diri..
Siapa aku?
Kenapa aku?
Bagaimana aku ini?
Serta cercaan pertanyaan berikutnya yang begitu penuh, hingga hati terasa sesak..
Namun semua itu membawaku ke langit kesadaran yang tinggi dan murni..
Aku mendapatinya begitu luas, tenang..
Cukup untuk memberiku nafas, ruh, jiwa yang siap mendayung rakit..
Mengarungi laut ketidaksempurnaan..


Comments