Pesan

by 4:21:00 pm 5 komentar


Aku tidak mau pekerjaan apa pun mengganggu waktu shalatku..


Adanya kata-kata itu membekas dan akhirnya menjadi kata yang menjadi kenyataan..

Beragam macam jenis pekerjaan pernah dillakukan..

Tapi tidak bisa juga bisa disebut sebagai pekerjaan..

Jadi assisten montir mobil, assisten tukang nasi goreng, assisten tukang cat, sampai jualan minuman ringan pinggir jalan..

Pernah juga melamar sebuah pekerjaan jadi karyawan dan mungkin akan menjadi satu-satunya lamaran..




Aku tidak mau pekerjaan apa pun mengganggu waktu shalatku..




Rupanya itu semua masih menggangu, kurang elegan dalam menjalankan..

Alhasil jadi penjaga warnet sebagai rentetan pengantar jalan..

Satu tahun adalah waktu yang harus dibayar untuk belajar mengembangkan kemampuan..

Menjadi pekerja bebas, menjadi kepala sampai ekor mengatur waktu dan kapan..




Aku tidak mau pekerjaan apa pun mengganggu waktu shalatku..




Mungkin ini ajang pamer kesolehan..

Tapi aku memandang dari sudut yang berlainan..

Barangkali rangkaian kata ini akan dibaca anak keturunan di hari kemudian..

Melewati ruang digital dan semoga menghujam bathin untuk mencari kedamaian..




Aku tidak mau pekerjaan apa pun mengganggu waktu shalatku..

Andrie Whe

Seseorang yang ini terus bernilai!

Ketika senang datang, aku menikmatinya.. Ketika susah datang, aku berusaha menikmatinya.. Dan ketika susah itu terlalu menyakitkan lalu emosiku kalah telak, aku andalkan sisi spiritualku untuk mengakses nilai yang lebih tinggi yang terdapat di dalamnya.. Dan semua menjadi sederhana dibuatnya..

Post a Comment