Terjemah Rasa

by 6:36:00 pm 0 komentar




Akhirnya tidak bisa mengelak..
Penterjemah rasa itu mulai bekerja..
Pelan, mengembalikan yang hilang..
Memang, harus diisi setelah kekosongan..

Aku?
Yaa, kenapa aku?
Kamu?
Yaa, kenapa kamu?

Begitulah, biar mudah..
Begitulah, harus uzlah..

Andrie Whe

Seseorang yang ini terus bernilai!

Ketika senang datang, aku menikmatinya.. Ketika susah datang, aku berusaha menikmatinya.. Dan ketika susah itu terlalu menyakitkan lalu emosiku kalah telak, aku andalkan sisi spiritualku untuk mengakses nilai yang lebih tinggi yang terdapat di dalamnya.. Dan semua menjadi sederhana dibuatnya..

Post a Comment